Bertahun-tahun lamanya Desa Pulau Pandan di Kecamatan Legok, Kota Jambi, terkungkung dalam permasalahan mereka sendiri. Desa Pulau Pandan sangat identik dengan sebutan kampung narkoba. Tidak mengherankan apabila desa tersebut masuk dalam daftar hitam pihak kepolisian Jambi. Kampung narkoba adalah julukan negatif yang telah tertanam kuat untuk desa tersebut. Meskipun demikian, Komunitas Jendela (KomJe) hadir sebagai jendela bagi masyarakat Pulau Pandan untuk saling bahu-membahu agar menjadi masyarakat yang mandiri.

KomJe berdiri 22 Desember 2015. Namun sejak tahun 2012, KomJe sudah melakukan pengabdian dengan mengusung nama Kelas Kreatif sebagai kelas belajar anak-anak Pulau Pandan sebelum akhirnya kami memutuskan bermetamorfosis menjadi sebuah komunitas. Saat ini sekretariat KomJe beralamat di Jalan Slamet Riyadi Lorong Melati RT 27, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi. Sekretariat tersebut diresmikan oleh Wakil Gubernur Jambi ketika itu, Bapak H. Fahrurozi.

KomJe memiliki visi menjadikan masyarakat Pulau Pandan berkarakter (bermoral, kreatif, religius, aktif, dan tertib). Sedang- kan misi dari KomJe adalah membina moral masyarakat Pulau Pandan, menumbuhkembangkan kreativitas masyarakat Pulau Pandan; dan menjadi Pulau Pandan sebagai pusat pendidikan karakter.

Struktur kepengurusan Komje terdiri atas:

Ketua                                                                         : Ogi Saputra

Sekretaris                                                                  : Ika Y. Suryadi

Bendahara                                                                : Olin Anugra Heni Siregar

Divisi Human, Research and Development                : Silva

Divisi Parenting School                                              : Anggela saputri

Divisi Educational Kids                                               : Rizki Wiranto

Divisi Social Enterpreneur                                          : Herijon

Divisi Fun and Tour                                                    : Wahyu Hidayat

Sekretariat                                                                  : Dirsandra

Melalui donatur tidak tetap, aksi penggalangan dana, dan kas komunitas, KomJe dapat menjalankan beberapa kegiatan, seperti festival pulau pandan (1 kali setahun), kelas kreatif (3 kali seminggu: Senin, Rabu, dan Sabtu), kelas dongeng, taman baca, outbond (1 kali sebulan), cek kesehatan gratis, beasiswa anak, dan buka puasa bareng.

Kisah Inspiratif

Pramoedya Ananta Toer pernah berkata bahwa seseorang tidak akan bisa berbuat jahat dalam segala hal. Desa Pulau Pandan sudah identik dengan kampung narkoba dan banyak anggota masyarakatnya yang memiliki catatan hitam. Namun, tidak semua masyarakatnya menginginkan hal itu terjadi.

Saat memulai program mengajar di Desa Pulau Pandan, kami belum menemukan tempat yang cocok untuk dijadikan sebagai ruang belajar bagi adik-adik di sana. Setelah semua ang- gota tim berembuk, akhirnya kami memutuskan untuk memin- jam masjid sebagai tempat mengajar. Aktivitas mengajar kami lakukan setiap hari di masjid tersebut, mulai pukul 16.00 sampai menjelang waktu magrib tiba.

Pada suatu sore di bulan Desember (tahunnya lupa), saat kami datang kembali ke masjid tersebut setelah dua minggu tidak melaksanakan program mengajar, kami dikejutkan oleh teriakan histeris dari adik-adik. Mereka menyongsong kedatangan kami dan langsung memeluk sambil berseru, “Kakak… kakak…! Sekarang kita punya markas!”. Pandangan kami beralih ke bagian kolong masjid. Di sana kami melihat ada sebuah ruangan

yang baru selesai dibangun. Ruangan tersebut sengaja dibuat oleh masyarakat –yang katanya bandit-bandit itu– Pulau Pandan bagi kami dan adik-adik. Kami tak pernah menyangka bahwa masyarakat di Pulau Pandan itu masih punya keinginan untuk memiliki generasi yang baik.

Melalui peristiwa tersebut kami belajar bahwa kebaikan yang telah dilakukan tidak harus mendapatkan balasan saat itu juga. Namun, kita harus percaya bahwa setiap orang akan menuai apa yang ia tanam. Hari ini, besok, atau lusa, sesutau yang pernah kita tanam dengan sabar, kelak hasilnya akan terlihat. Jadi, jangan berhenti berbuat baik, ya?