Gentala adalah singkatan dari Generasi Pencinta Literasi. Nama Gentala ditetapkan sebagai nama komunitas setelah melalui urun rembuk, diskusi, dan pertimbangan yang matang dari para pendiri komunitas. Pilihan nama ini tidak lepas dari niat untuk mengedepankan kearifan lokal Jambi, yaitu nama dari salah satu ikon dan juga destinasi wisata yang ada di seberang Kota Jambi. Anggota Komunitas Gentala terdiri atas berbagai lapisan masya- rakat, mulai dari siswa sekolah dasar (SD), SMP sederajat, SMA sederajat, mahasiswa, dosen, ibu rumah tangga, dan juga bebe- rapa orang da’i. Sampai saat ini, sejak diresmikan pendiriannya pada tanggal 21 Desember 2021, jumlah anggota sudah mencapai sekitar 53 orang. Semua anggota memiliki aktivitas sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.

Jauh sebelum Komunitas Gentala berdiri, para pendirinya sudah lama berniat mendirikan rumah baca. Pendirian rumah baca tersebut awalnya diniatkan untuk mengalihkan minat anak-anak usia sekolah dari kecanduan bermain game online sehingga lupa waktu dan malas belajar ke aktivitas yang lebih positif, yakni membaca dan menulis. Hal itu sejalan dengan salah satu tujuan Gerakan Nasional Literasi Bangsa (GNLB) yang diluncurkan pemerintah pada tanggal 18 Agustus 2015 yang lalu dengan misi utamanya adalah menumbuhkan budaya gemar membaca dan menulis.

Namun, seiring perkembangan pembahasan pada setiap pertemuan, ide tersebut kemudian berkembang menjadi niat mendirikan sebuah komunitas yang bisa merangkum banyak aktivitas literasi. Pada akhirnya para pendiri mengambil langkah strategis untuk mendirikan sebuah komunitas yang diberi nama dengan Komunitas Gentala.

Komunitas Gentala tidak berdiri begitu saja. Tentu ada tujuan yang ingin diraih oleh komunitas bersama segenap anggotanya. Tujuan berdirinya Komunitas Gentala adalah ikut berperan aktif menyukseskan program penumbuhan budi pekerti siswa lewat Gerakan Nasional Literasi Bangsa (GNLB), berusaha menggali dan mengeksplorasi kearifan lokal sebagai jati diri anak negeri, mengiringi pesatnya laju perkembangan teknologi dengan tidak melupakan budaya daerah, dan membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda yang ingin memublikasikan karya tulisnya menjadi buku.

Komunitas Gentala memiliki visi dan misi. Visinya adalah “Bersama Komunitas Gentala, ciptakan generasi milenial yang literat”. Sedangkan misinya adalah menggali dan mengeksplorasi kearifan lokal untuk membentengi generasi muda dari gempuran arus globalisasi, menjadikan filosofi dan budaya Jambi sebagai

landasan mengikuti pesatnya laju perkembangan budaya, mem- berikan pendampingan dan ruang bagi yang berminat dan berbakat di bidang kepenulisan dalam bentuk penerbitan buku, dan berbagi ilmu, wawasan, dan keterampilan untuk mencipta- kan masyarakat yang literat.

Komunitas Gentala memiliki pengurus inti sebanyak lima orang, terdiri atas Pembina (Muhammad Ikhsan, S.S), Penasihat (M. Ritonga), Ketua Umum (Nurjanah, S.Pd., M.Pd.), Sekretaris (Dra. Fauziah), dan Bendahara (Linda Herawati, S.Pd.I., M.Pd.I.). Selain itu, ada juga pengurus lainnya yang mengoordiniasi bidang-bidang tertentu, seperti Koordinator Bidang Publikasi, Koordinator Bidang Perencanaan, Koordinator Bidang Kegiatan, dan sebagainya.

Di usianya yang masih tergolong muda, Komunitas Gentala memiliki banyak rencana kegiatan yang nantinya dituangkan dalam program kerja komunitas. Rencana-rencana kerja tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Meningkatkan budaya baca-tulis masyarakat sekitar dengan cara menyediakan layanan membaca dan me- minjam buku
  2. Melakukan pembimbingan kepada masyarakat untuk menuliskan kembali hasil bacaan sebagai hasil karya
  3. Melakukan pembimbingan literasi digital yang sehat bagi masyarakat terutama anak usia sekolah.
  4. Melakukan pembimbingan kepada siswa yang meng- alami kesulitan dalam pembelajaran di sekolah.
  5. Mengadakan kegiatan pelatihan keterampilan bagi perempuan (remaja dan ibu-ibu), seperti memasak dan membuat kerajinan dari kain flannel sebagai upaya untuk meningkatkan kecakapan
  6. Mengadakan agenda diskusi di kampus atau sekolah yang ada di sekitar
  7. Mengikuti pelatihan dan seminar untuk menunjang dan memperluas wawasan anggota
  8. Mengadakan diskusi-diskusi tentang pemberdayaan dan pelestarian lingkungan
  9. Mengusahakan penambahan koleksi buku bacaan secara

Sampai saat ini, koleksi buku di Komunitas Gentala ber- jumlah sekitar 200 judul buku. Koleksi buku yang ada sekarang diperoleh dari para donatur atau penyumbang buku, seperti pengurus, anggota, dan Kantor Bahasa Provinsi Jambi.